Formulasi Model Nilai Sortasi Panen (NSP) dan Indeks Pengutipan Brondolan (IPB) sebagai Indikator Kinerja Pemanenan Kelapa Sawit

M. Hudori

Program Studi Manajemen Logistik

Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi – Bekasi

Email : m.hudori@cwe.ac.id

Abstrak

Penelitian ini membahas formulasi nilai sortasi panen (NSP) dan indeks pengutipan brondolan (IPB) yang lebih realistis dan penggunaannya sebagai indikator kinerja pemanenan kelapa sawit. NSP dan IPB yang telah dirumuskan sebelumnya sudah tidak aplikatif lagi karena adanya beberapa perubahan paradigma sistem penggolongan buah kelapa sawit yang dipanen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana cara memformulasikan NSP dan IPB serta manfaatnya bagi industri perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini merupakan penelitian analisis kualitatif dan kuantitatif, yaitu merupakan telaah ilmiah untuk merumuskan model NSP dan IPB. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur dan observasi. Pembahasan dilakukan melalui analisis deskriptif, yakni penjelasan tentang NSP dan IPB serta cara penggunaannya pada penilaian kinerja pemanenan kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi NSP dan IPB dapat dilakukan dengan memperhitungkan sistem FFB grading yang berlaku saat ini serta memperhitungkan komposisi brondolan terhadap TBS. Keduanya dapat digunakan untuk mengukur kinerja pemanenan kelapa sawit di kebun dan membandingannya dengan kualitas bahan baku yang diterima di pabrik kelapa sawit.

Kata Kunci

Nilai sortasi panen; Indeks pengutipan brondolan; Kinerja pemanenan kelapa sawit.

Download naskah lengkap dalam versi pdf di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *