Keseimbangan Energi Biomassa Gas Metan PLTGU 20 MW

Istianto Budhi Rahardja

Dosen Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit  Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi – Bekasi Email : istianto@cwe.ac.id

 

Abstrak

Keseimbangan energi pada komposisi gas metan merupakan hasil perubahan wujud dari bentuk gas menjadi bentuk lain (panas dan bentuk lain) dari hasil pembakaran gas metan pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Gas-Uap. Hasil pembakaran gas metan akan menghasilkan kalor dan sisa hasil pembakaran yang berupa karbon dioksida, kadar air, oksigen, serta nitrogen. Kalor yang dihasilkan dipergunakan dalam sistem PLTGU, sedangkan sisa hasil pembakarannya dilepaskan ke lingkungan. Keseimbangan energi di dalam pembakaran gas metan memiliki nilai-nilai kalor, entalpi dan entropi. Gas metan yang akan mengalami perubahan wujud dari bentuk gas menjadi energi panas dan hasil pembakarannya dilakukan dengan cara pemberian temperatur yang tinggi sehingga gas metan melebihi dari nilai ambang batasnya. Gas metan yang masuk ke dalam sistem PLTGU akan diubah oleh energi panas yang telah terbentuk untuk  menggerakkan turbin gas dan memanaskan air di dalam ketel untuk menggerakkan turbin uap. Hasil pembakaran gas metan tersebut dipergunakan untuk menggerakkan sistem Pembangkit Listrik yang telah direncanakan. Pembakaran gas metan dengan komposisi rata-rata gas metan 22,8 Kg/s dan oksigen sebesar 6,7 Kg/s akan menghasilkan keseimbangan di dalam pembakaran sebesar 22,8 CO2; 45,6 H2O; – 38,9 O2; 25.192 N2 . Adapun nilai kalor dan X destroyed  yang terbentuk adalah sebesar 1.156.425,1 KJ/s; 3.829.334,1328 MJ/Kmol CH4.

Download naskah lengkap dalam versi pdf disini

Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *