Pengaruh Program Waktu Perebusan pada Horizontal Sterilizer Pabrik Kapasitas 30 Ton TBS/Jam terhadap Unstripped Bunch (USB), Fruit Loss in Empty Bunch (FEB) dan Empty Bunch Stalk (EBS)

Istianto Budhi Rahardja1; Yudi Dermawan2; Muhammad Soleman3

Program Studi Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit

Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi – Bekasi

Email : 1istianto@cwe.ac.id; 2yudi.dermawan@gmail.com; 3m.soleman@gmail.com

Abstrak

Proses perebusan Tandan Buah Segar (TBS) di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) SOGM menggunakan metode otomatisasi, di mana pembukaan dan penutupan katup uap masuk, katup uap keluar dan katup air kondensat didasarkan pada waktu yang telah ditetapkan. Terdapat tiga tipe program perebusan yang digunakan, yaitu 84 menit, 87 menit dan 91 menit. Agar proses perebusan dapat memperoleh efisiensi waktu dan juga memperolah hasil yang terbaik, maka sebaiknya dipilih salah satu yang terbaik dari ketiganya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh program waktu perebusan terhadap Unstripped Bunch (USB), Fruit  Loss in Empty Bunch (FEB) dan Empty Bunch Stalk (EBS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan percobaan secara langsung untuk mengetahui pengaruhnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lamanya waktu perebusan berpengaruh negatif terhadap USB dan FEB, yang berarti semakin lama waktu perebusan maka akan semakin kecil persentase USB dan FEB; dan berpengaruh positif terhadap EBS, yang berarti semakin lama waktu perebusan maka akan semakin tinggi persentase EBS.

Kata Kunci

Waktu perebusan; Horizontal sterilizer; Losses.

Download naskah lengkap dalam versi pdf di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *