Pengukuran Kinerja Persediaan di Gudang Bahan Baku Menggunakan Turn Over Ratio (TOR) pada Industri Manufaktur

M. Hudori

Program Studi Manajemen Logistik

Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi – Bekasi

Email : m.hudori@cwe.ac.id

Abstrak

Suatu perusahaan harus berusaha mencapai tujuannya, yaitu menciptakan dan mempertahankan pelanggannya, di tengah persaingan bisnis yang sangat ketat. Agar tujuan tersebut tercapai, perusahaan harus memenuhi kebutuhan pelanggan secara tepat waktu sesuai dengan keinginan pelanggan tersebut, sehingga dibutuhkan persediaan barang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Perputaran persediaan (inventory turn over) merupakan salah satu indikator kinerja suatu persediaan. Pengukuran kinerja tersebut dilakukan dengan cara menghitung rasio perputaran barang (turn over ratio-TOR). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja persediaan bahan baku di gudang melalui penghitungan turn over ratio (TOR). Penelitian ini dilaksanakan di sebuah perusahaan manufaktur, yakni perusahaan yang memproduksi karton untuk kemasan produk-produk konsumer, yang berlokasi di Kabupaten Bekasi. Objek penelitian adalah bahan baku yang digunakan untuk membuat karton kemasan, yaitu sebanyak 18 (delapanbelas) jenis. Data yang digunakan adalah data status persediaan awal, data bahan baku yang masuk ke gudang dan pemakaian bahan baku selama tiga bulan (Januari – Maret 2017). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja persediaan bahan baku di perusahaan tersebut sangat rendah. Hal ini terlihat dari nilai TOR kumulatif selama tiga bulan (Januari – Maret 2017) yang hanya berkisar antara 0,10 – 4,88 kali. Sedangkan lamanya waktu penyimpanan persediaan bahan baku berkisar antara 13,11 – 649,45 hari.

Kata Kunci

Manajemen Persediaan, Turn Over Ratio, Pengukuran Kinerja Persediaan.

Download naskah lengkap dalam versi pdf di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *